Nilai Mata Kuliah Internet

Berikut nilai akhir mata kuliah Internet untuk program studi Ilmu Perpustakaan.

Sanggahan nilai diterima sampai dengan 18 Juli 2016.

No    NIM              NILAI HURUF
1    140503075                 A
2    140503076                A
3    140503079                A
4    140503080               A
5    140503081                A
6    140503084               A
7    140503085               A
8    140503088              A
9    140503089               A
10    140503090            A
11    140503091              A
12    140503093             A
13    140503094             B
14    140503095             E
15    140503096             E
16    140503098            C
17    140503101              A
18    140503103             A
19    140503104             C
20    140503105            A
21    140503107             A
22    140503108            A
23    140503109            A
24    140503110            B
25    140503111             A
26    140503114             A
27    140503115             B
28    140503116             B
29    140503056            A
30    140503069           A
31    140503072            A
32    140503078           B

Posted in Internet | Tagged , | Leave a comment

UAS Statistika 2

Jawablah pertanyaan berikut ini.

1. Dari 16 orang penyewa rumah dipilih secara acak, ternyata rata-rata sewa per bulan sebesar Rp 80 ribu dengan standar deviasi Rp 12 ribu. Dengan tingkat keyakinan sebesar 90%. Buatlah pendugaan interval rata-rata sewa rumah per bulan di daerah tersebut.

2. Sebuah Konsultan Penelitian mengadakan survey untuk menentukan rata-rata pengeluaran perokok menghabiskan rokok selama seminggu. Dari 49 orang diambil sebagai sampel acak didapat bahwa rata-ratanya adalah $20 dan standar deviasi $5. Buatlah pendugaan interval rata-rata sampel dengan tingkat keyakinan 95%.

3. Pimpinan TVRI ingin mengetahui proporsi para ibu rumah tangga di Jakarta yang tidak puas dengan program-program TVRI. Untuk itu, dilakukan penelitian terhadap 4.000 ibu rumah tangga yang dipilih secara acak. Ternyata ada 1.500 ibu rumah tangga yang tidak puas dengan program siaran TVRI. Dengan menggunakan tingkat keyakinan sebesar 95%, buatlah pendugaan interval persentase para ibu rumah tangga  yang tidak puas dengan program-program TVRI.

4. Seorang pemilik pabrik rokok mempunyai anggapan bahwa rata-rata nikotin yang dikandung oleh setiap batang rokok adalah sebesar 20 mg, dengan alternatif lebih kecil dari itu. Dari 10 batang rokok yang dipilih secara acak, diperoleh hasil sebagai berikut: 20 mg, 23 mg, 18 mg, 24 mg, 25 mg, 17 mg, 16 mg, 17 mg, 21 mg dan 18 mg. Dengan menggunakan level of significance  0,05. Ujilah pendapat tersebut.

5. Seorang pengusaha di Jakarta ingin mendirikan pasar Swalayan, dengan anggapan bahwa 70% dari para ibuu yang berbelanja senang pergi ke pasar swalayan, dengan alternatif lebih kecil dari itu. Untuk itu, dia minta kepada seorang konsultan untuk menguji pendapat tersebut. Ada 600 ibu rumah tangga yang dipilih secara acak. Ternyata ada 406 yang mengatakan senang berbelanja di pasar swalayan. Dengan menggunakan  Dengan menggunakan level of significance  0,01. Ujilah pendapat tersebut.

Posted in Statistika II | Tagged , | Leave a comment

Tugas Besar Aplikasi Media Sosial

Indentifikasi Pengguna Media Sosial pada Fakultas Ushuludin dan Filsafat UIN Ar-Raniry
Responden terdiri dari mahasiswa pada program studi:
S1 Ilmu Aqidah
S1 Ilmu Perbandingan Agama
S1 Ilmu Al-Quran dan Tafsir
S1 Filsafat Agama
S1 Sosiologi Agama

Berikut tautan untuk mengunggah angket/kuisioner
https://goo.gl/zwc40J

Posted in Aplikasi Media sosial | Tagged , | Leave a comment

Selfie, Manfaat atau Mudharat?

selfieApa itu selfie. Selfie adalah aktivitas memotret diri sendiri dengan perangkat elektronik. Pengertian ‘Selfie’ menurut referensi pustakawan Britania adalah sebuah pengambilan foto diri sendiri melalui smartphone atau webcam yang kemudian diungguh ke situs web media sosial.

Dr Mariann Hardey, seorang pengajar media sosial di Durham University mengatakan selfie adalah salah satu revolusi bagaimana seorang manusia ingin diakui oleh orang lain dengan memajang atau sengaja memamerkan foto tersebut ke media sosial atau media lainnya, seperti dikutip oleh Guardian (14/07).

Hardey juga mengatakan bahwa orang yang sering memamerkan foto-foto selfie tersebut, maka orang yang bersangkutan ingin terlihat ‘bernilai’ lebih-lebih apabila ada yang berkomentar bagus tentang foto tersebut.

Dr Taufik Fuadi Abidin SSi MTech, akademisi Unsyiah mengatakan, risiko yang timbul dari perilaku selfie di lokasi ekstrem dan riskan seperti di pantai, puncak gunung dan lain-lain, sama seperti seseorang sedang mengetik layanan pesan singkat (sms) saat berkendara. Saat ini orang yang berselfie tidak menyadari akan keamanan saat berselfie. Ketika selfie, seseorang tak mampu membagi perhatiannya kepada kamera dan situasi di sekitarnya secara bersamaan.

Dr. Taufik juga mengatakan setiap orang dengan mudah berbagi hal yang disukainya dengan biaya murah. Namun, hal tersebut akan menjadi masalah jika tanpa edukasi. Masyarakat harus diedukasi bahwa aksi selfie tidak dilarang. Jika ingin melakukan selfie, pelaku selfie harus menguasai keadaan di sekitarnya sebelum mengabadikan momen itu, lanjut Dr. Taufik Fuadi Abidin.

Sejarah Selfie

Menurut sejarah, Selfie atau self-portrait dilakukan pertama kali oleh seseorang bernama Robert Cornelius pada tahun 1839. Kemudian di era kamera polaroid sedang menjadi salah satu tren di tahun 70an, seorang bernama Andy Warhol juga pernah melakukan selfie dan hal tersebut tercatat sebagai selfie kedua dalam sejarah.

Kini di era revolusi digital sekarang menjadi satu hal yang umum dengan aksi selfie yang sering dijumpai di tempat-tempat umum. Hal ini disebabkan banyaknya perangkat teknologi komunikasi yang canggih seperti smartphone, phablet dan tablet dengan fitur kamera depan dan belakang yang beresolusi tinggi dengan harga cukup terjangkau.

Fenomena ini juga didukung oleh perkembangan internet di dunia dan hadirnya aplikasi media sosial sehingga foto-foto selfie lebih sering beredar di dunia maya dan bahkan dijadikan cover atau profile picture seseorang dalam akun media sosial mereka.

Kasus-kasus Selfie

Ada beberapa kasus ketidak hati-hatian dalam ber-selfie. Bulan Mei 2015, seorang mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Eri Yunanto (21) terjatuh ke dalam kawah Gunung Merapi. Pria ini terjatuh setelah melakukan foto selfie di bekas puncak Garuda. Eri diduga jatuh akibat tebing pijakan di kaki kanannya runtuh. Di pertengahan april 2016, dua wanita dan satu pria menjadi korban akibat dihempas gelombang saat berselfie atas bebatuan tepi pantai. Kejadian ini terjadi di Pantai Pasie Saka, Desa Jemphek, Kecamatan Sampoiniet Aceh Jaya. Diduga, korban tidak mengetahui akan adanya gelombang dibelakang mereka.

Jadi, untuk Anda yang ingin melakukan selfie diwajibkan untuk berhati-hati apalagi jika lokasi cukup ekstrim dan riskan. Sebelum melaksanakan selfie, terlebih dahulu kita harus menguasai keadaan di sekitarnya dan menyiapkan segala kemungkinan yang terjadi apabila terjadi keadaan yang berbahaya.

Sumber: aceh.tribunnews.com dan merdeka.com

Posted in TULISAN | Leave a comment

Tugas Mandiri MK Statistika II

Untuk yang mengambil mata kuliah Statistika II
Petunjuk:
Dikerjakan soal-soal dibawah ini dan dikumpulkan sampai tanggal 14 April 2016

1. Berikut ini adalah tabel yang menunjukkan kondisi buah di PT. Alfa Indah

Kondisi Mangga (M) Pepaya (P)
Baik (A) 24 8
Busuk (B) 6 2

a. Berapa probabilitas mangga dan busuk P(MB) serta pepaya baik P(PA).
b. Berapa probabilitas buah mangga atau kondisinya baik P(M atau A).

2. PT Matahari melakukan survei tentang jenis buah yang dibeli berdasarkan pada jenis kelamin. Berikut adalah hasilnya:

Jenis Kelamin Jeruk Durian Mangga Total
Pria 100 150 50 300
Wanita 100 50 50 200
Total 200 200 100 500

a. Berapa probabilitas memilih konsumen wanita.
b. Berapa probabilitas memilih konsumen wanita yang membeli buah durian atau mangga.

3. Toko roti Dyah Ayu yang berlokasi di Malang menjual beragam jenis kue ulang tahun. Dalam satu hari terjual antara 10-13 kue ulang tahun. Berikut distribusi probabilitas dari jumlah roti yang terjual setiap harinya.

Jumlah roti terjual tiap hari Probabilitas
10 0,25
11 0,40
12 0,25
13 0,10

Hitunglah rata-rata hitung dan standar deviasinya.

Posted in Kuliah, Statistika II | Tagged , | Leave a comment