Instalasi SQL Server 2000

MS SQL Server adalah salah satu produk Relational Database Management System (RDBMS) populer saat ini. Fungsi utamanya adalah sebagai database server yang mengatur semua proses penyimpanan data dan transaksi suatu aplikasi. Popularitas SQL Server akhir-akhir ini mulai menanjak dan setara dengan pesaing terdekatnya yaitu Oracle 9i dan Oracle 10g.

SQL Server 2000 memiliki beberapa versi antara lain :

• SQL Server Personal Edition

• SQL Server Developer Edition

• SQL Server Enterprise Edition

• SQL Server Standard Edition

• SQL Server Desktop Engine

• SQL Server for Windows CE Edition

Instalasi

Masukkan CD master SQL Server 2000, tunggu beberapa saat hingga muncul layar berikut

Pada layar diatas pilih SQL Server 2000 Components. Kemudian pada layar dibawah pilih Install Database Server

Pada saat memulai instalasi, Anda harus menentukan lokasi instalasi apakah di local computer, atau di komputer lain dalam jaringan.

Selanjutnya pilih Create New Instance agar SQL Server membuat instalasi baru. Klik [Next]

Langkah berikutnya adalah menentukan komponen yang akan diinstal. Pilih Server and Client Tools yang meliputi database engine sebagagai inti SQL Server dan client tools yang berfungsi sebagai interface untuk mengatur dan setup SQL Server.

Apabila Anda belum memiliki instalasi SQL Server di komputer tersebut, pilih “Default”. Jika sudah ada SQL Server di komputer, Anda dapat membuat instance baru sehingga terdapat 2 SQL Server di komputer Anda.

 

Tipe instalasi Typical sudah cukup mewakili untuk berbagai feature yang dibutuhkan dalam membuat aplikasi. Klik Typical

Pada bagian service setting, pilih local System Account. Artinya SQL Server menggunakan account system di OS untuk menjalankan servicenya. Anda dapat juga menggunakan account yang terdapat di domain/ Active Directory maupun account user tertentu untuk menjalankan service tersebut. Penjelasan lebih detil mengenai hal ini akan dibahas di tulisan selanjutnya tentang SQL Server Lanjutan.

Untuk mode Autentikasi, sebaiknya dipilih Windows Authentication yang lebih menjamin keamanan karena terintegrasi dengan Windows. Antara mode Windows dan Mixed masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.

Biasanya SQL Server di internet/Web Hosting menggunakan Mixed Mode, sehingga setiap user/pelanggan dapat membuat login di SQL Server tanpa harus memiliki login di sistem Windows.

 

Selanjutnya proses instalasi akan mengcopy file ke komputer. Setelah proses selesai maka Anda sudah siap bekerja dengan SQL Server.

This entry was posted in Basis Data I, Kuliah. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s