Bekerja dengan Relasi

Bekerja Dengan Relasi

1. Association

Asosiasi adalah class-class yang terhubungkan satu sama lain secara konseptual. Pada kasus pegawai sebuah perusahaan, bisa dikatakan bahwa seorang pegawai bekerja pada sebuah perusahaan. Hubungan ini disebut dengan asosiasi, karena menghubungkan dua class (pegawai dan perusahaan) dengan nama asosiasi ‘bekerja’.

2. Constraint pada Association

Kadangkala sebuah asosiasi diantara dua class harus mengikuti sebuah aturan. Aturan ini bisa diletakkan dalam sebuah constraint di dekat garis asosiasi dan diletakkan dalam kurung kurawal. Contohnya pada penerapan constraint pada transaksi sebuah bank dimana pelanggan dilayani oleh teller, akan tetapi setiap pelanggan harus antri.

3. Class Asosiasi

Sebuah asosiasi bisa mempunyai attribute dan operations seperti halnya sebuah class. Kenyataan dalam beberapa kasus ada sebuah class asosiasi. Visualisasi class asosiasi sama halnya dengan class biasa, hanya saja untuk menghubungkan ke garis asosiasi digunakan garis putus-putus.

4. Link

Jika sebuah obyek adalah sebuah instance dari obyek, sebuah asosiasi juga bisa mempunyai instance. Jika seorang pemain tertentu bermain untuk tim tertentu, maka relasi ‘bermain pada’ disebut dengan Link dan dituliskan dengan garis bawah.

5. Multiplicity

Multiplicity pada kasus asosiasi menunjukkan bahwa ada sejumlah obyek pada sebuah class yang berhubungan dengan sebuah obyek pada sebuah asosiasi class. Untuk menggambarkan hal tersebut bisa dilihat pada fakta bahwa sebuah tim mungkin terdiri dari beberapa pemain. Untuk menunjukkan hal itu angka harus diletakkan di dekat class yang dimaksud.

6. Qualifier

Di UML, informasi yang unik disebut qualifier. Simbolnya adalah segiempat kecil yang bergabung dengan class yang melakukan fungsi lookup (mencari data dari database). Hal ini digunakan untuk mengurangi multiplicity satu ke banyak, untuk selanjutnya diubah menjadi satu ke satu.

Contoh pada saat reservasi hotel, dimana pihak hotel akan memberikan nomor konfirmasi yang sifatnya unik. Dengan nomor konfirmasi ini akan bisa ditanyakan hal-hal yang berkaitan dengan informasi reservasi tersebut.

  1. Generalisasi

Generalisasi di Object Oriented digunakan untuk menjelaskan hubungan kesamaan diantara class. Obyek-obyek class diatur secara hierarkis. Manfaat yang bisa diambil dengan cara ini diantaranya bisa menampilkan aspek-aspek perbedaan dari kondisi nyata yang ingin dipahami. Dengan menggunakan generalisasi bisa dibangun struktur logis yang bisa menampilkan derajat kesamaan atau perbedaan diantara class-class.

  1. Inheritance

Inheritance adalah sebuah mekanisme pengimplementasian generalisasi dan spesialisasi. Ketika dua buah class dihubungkan dengan mekanisme inheritance maka class yang lebih umum disebut superclass dan yang lebih spesifik disebut subclass. Aturan inheritance secara umum bisa diklasifikasikan sebagai berikut:

–   Subclass selalu mewarisi semua sifat dari superclass-nya.

– Definisi subclass selalu mencakup paling tidak satu detil yang tidak diturunkan dari superclass-nya.

Rujukan:

Munawar, (2005). Pemodelan Visual dengan UML, Penerbit Graha Ilmu.

 

 

 

This entry was posted in Kuliah, Pemodelan Sistem Informasi and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s