Perancangan Basis Data 1

PROSES PERANCANGAN BASIS DATA

  1. Perancangan Basis Data

Proses perancangan basis data, terlepas dari masalah yang ditangani, dibagi menjadi 3 tahapan:

  1. Perancangan basis data secara konseptual
  2. Perancangan basis data secara logis
  3. Perancangan basisi data secara fisis

Perancangan basis data secara konseptual merupakan upaya untuk membuat model yang masih bersifat konsep.

Perancangan basis data secara logis merupakan tahapan untuk memetakan model konseptual ke model basis data yang akan dipakai (model relasional, hirarkis atau jaringan). Pada tahap ini, perancangan tidak tergantung pada DBMS yang akan dipakai.

Perancangan basis data secara fisis merupakan tahapan untuk menuangkan perancangan basis data yang bersifat logis menjadi basis data fisis yang tersimpan pada media penyimpanan eksternal.

Untuk memahami ketiga perancangan basis data tersebut, perlu kiranya mengenal daur hidup pengembangan sistem (biasa disebut SDLC / System Development Life Cycle). Hal ini disebabkan perancangan basis data hanya merupakan bagian dari tahapan perancangan sistem dan tahapan perancangan sistem ini sendiri merupakan salah satu dari sejumlah tahapan pada daur hidup pengembangan sistem.

Selengkapnya tentang proses perancangan basis data (bagian 1) bisa di download disini.

Rujukan:

Abdul Kadir. (2003). Konsep dan Tuntunan Praktis Basis Data. Penerbit Andi Yogyakarta.

This entry was posted in Basis Data I, Kuliah and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s