Pustaka Unsyiah: More Than Just a Library, Beneran Nggak Ya?

Perpustakaan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) adalah salah satu fasilitas yang dimiliki oleh Unsyiah Banda Aceh, yang saat ini usianya sudah mencapai lebih dari 50 tahun. Perpustakaan atau pustaka Unsyiah pada dulunya adalah tempat berbagai macam koleksi buku cetak dan naskah dengan pelayanan peminjaman buku yang jumlahnya terbatas. Fasilitas sistem pencarian buku di pustaka hanya dapat diakses di dalam area kampus dan minimnya fasilitas standar yang wajib dimiliki oleh sebuah perpustakaan. Kemudian fungsi pustaka sebagai tempat untuk membaca koleksi berbagai buku, jurnal dan koleksi lainnya serta mengerjakan tugas yang diberikan oleh dosen.

Hal-hal diatas saya alami dari tahun 2001-2004 pada saat mengecap pendidikan sarjana S-1 Matematika di Fakultas MIPA Unsyiah. Tapi, saat ini sedikit demi sedikit fasilitas dan fungsi pustaka berubah seiring dengan perkembangan dunia teknologi informasi dan munculnya aplikasi media sosial semenjak tahun 2012 hingga sekarang. Ada beberapa alasan yang membuat pustaka Unsyiah berhasil mengembangkan fasilitas dan mengubah paradigma fungsi sebuah pustaka Unsyiah menjadi More Than Just a Library.

Sumber: Majalah Librisyiana

Pertama, pustaka Unsyiah telah bertranformasi menjadi electronic library (e-library). Pustaka Unsyiah berhasil memanfaatkan teknologi informasi yang dulunya membaca koleksi jurnal dan karya ilmiah lainnya dalam versi cetak, kini telah hadir dalam versi digital dan bisa diakses pada perangkat smartphone. Kemudian proses peminjaman buku kini bisa dilakukan dapat dilakukan dengan sebuah mesin otomatis peminjaman. Adanya fasilitas mesin transaksi non tunai yang bekerjasama dengan pihak Bank, sehingga membuat anggota pustaka menjadi lebih aman dan fleksibel dalam bertransaksi dengan pustaka Unsyiah seperti pembayaran pendaftaran menjadi anggota, pembayaran keterlambatan pengembalian buku dan lain-lain.

Sumber: Majalah Librisyiana

Selanjutnya, pustaka Unsyiah telah berhasil menjadi center of creativity area. Pustaka Unsyiah menyediakan tempat yang didesain oleh mahasiswa serta berkolaborasi dengan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa dari sisi penyelenggaran acara. Program dari kegiatan ini dikemas dalam kegiatan yang diberi judul Relax and Easy Unsyiah Library. Dengan hadirnya program ini akan memberi ruang alternatif atau wahana mahasiswa dalam berkreativitas dan berkreasi khususnya dalam bidang seni dan budaya serta menambah fungsi lain dari sebuah pustaka modern.

Sumber: Facebook Dr. Saiful Mahdi

Ketiga, pustaka Unsyiah sebagai center of problem solving. Salah satu program baru yang menjadikan pustaka Unsyiah sebagai tempat diskusi sekaligus ruang untuk pemecahan masalah adalah program yang bertajuk Harmony Kampus @Lib yang merupakan kerjasama antara Pusat Seni Unsyiah dan Perpustakaan Unsyiah. Acara ini menghadirkan akademisi, birokrat, praktisi serta penggiat seni untuk membicarakan masalah penting yang terjadi di masyarakat Aceh serta mencari solusinya dan pustaka Unsyiah sebagai penyedia tempat. Format acara dibuat santai tapi serius yang diisi oleh seni suara, musik dan pertunjukan. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan sinergi dan solidaritas antar komponen di Aceh agar kebijakan dan sasaran menjadi lebih tepat sasaran.

Terakhir, hadirnya majalah Librisyianana terbit setiap triwulan, yang semakin memantapkan bahwa peran Unsyiah sebagai sebagai wind of change.  Lahirnya majalah Librisyiana bertujuan sebagai penghubung antara pihak perpustakaan dengan para pengunjung yang tersedia versi cetak dan digital. Serta prestasi berhasil meraih akreditasi A atau sangat baik dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Dari beberapa hal diatas rasanya sangat cocok jika Pustaka Unsyiah adalah pustaka unggulan yang More Than Just a Library. Jadi jika ada yang bertanya, bener nggak pustaka Unsyiah sebagai More Than Just a Library? Bener seratus persen.

Tulisan ini diikutkan pada lomba blog dalam Unsyiah Library Fiesta 2017.

Advertisements
This entry was posted in TULISAN and tagged , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Pustaka Unsyiah: More Than Just a Library, Beneran Nggak Ya?

  1. Mira says:

    semoga orang umum bisa manfaatin perpus juga, dan dibuka 24 jam haha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s